Dasar-Dasar Pemrograman

11.58

Dalam dunia komputer dikenal beraneka ragam bahasa pemrograman. Karena begitu banyaknya, maka bahasa-bahasa tersebut dikelompokkan kriteria tertentu. Ada yang mengelompokkan menurut tingkatan bahasa, yaitu high level (misal: Pascal dan Basic) middle level (misal: Bahasa C), dan low level (misal: Bashasa Assembly). Ada juga yang mengelompokkannya menjadi procedural/functional programming, object oriented programming, dan sebagainya.

Namun pada dasarnya bahasa-bahasa pemrograman tersebut memiliki bagian-bagian yang serupa. Yang membedakan hanyalah tata bahasa yang digunakan. Sepertai halnya bahasa Indonesia, bahasa Jawa, ataupun bahas asing lainnya, masing-masing memiliki bagian-bagian yang sama, bedanya hanya pada istilah atau simbol dan dialek yang dipakai.


PENGERTIAN PEMROGRAMAN

Pemrograman memberikan intruksi kepada komputer agar bekerja seperti yang kita kehendaki. Komputer memahami pemrograman sebagai data dan instruksi dalam bentuk biner (rangkaian bit-bit bernilai 0 dan 1). Sedangkan manusia memahami sebagai logika, aritmetika, algoritma, konsep, model, dan sebagainya. Untuk menjembatani, dibuatlah bahasa pemrograman yang menerjemahkan dari apa yang dikehendaki atau dimengerti manusia menjadi instruksi komputer.

Sebatas ini dulu yawwww teman-teman !!!
kalau sempat saya beri kelanjutannya lagi !!!
Terima kasih !!
Read On 0 komentar

PAKEK FLASH DISK BUAT MEMORY PC

11.57

hari ini saya akan membagikan beberapa tips untuk menambahkan kapasitas memory pada windows XP.

software ini menggunakan Flash Disk untuk menambahkan kapasitas memory. software yang kita gunakan ini untuk menambahkan kapasitas memory adalah ebooster. di dalam ebooster ini kita dapat mengeset berapa kapasitas yang akan ditambahkan. (^_^) !!!

oke... ! sekarang mulai dari langkah pertama :
1. masuk ke system properties caranya klik kanan pada my komputer >>> properties. atau twkan windows+pause break.

2. advance >> klik Setting pada performance
3. advanced >> klik change pada virtual memory
4. lalu pilih No paging file >> klik set >> ok
5. restart komputer,

setelah itu kita akan melakukan langkah yang utama

1. instal software ebooster
jika belum ada klik di sini untuk mendownload

2. setelah selesai di instal restart komputer kalian Agar program bisa berjalan,

3. Setelah selesai restar pasti akan muncul kotak seperti di bawah



4. klik countinue aja ! jangan hiraukan waktu yang ada di sebelahnya.

5. setelah itu akan muncul kotak seperti ini lalu klik add (untuk memilih flash disk)



6. lalu akan muncul kotak berikut. tekan tanda panah bawah pada "select device" untuk memilih letak dari flash disk kalian, kalian bisa mengatur besar kapasitas flash disk yang akan di pakai untuk memory pada "select the cache size".selesai !!!



semoga dengan ini komputer kalian jadi lebih cepat kinerjanya (^_^).
jangan lupa tulis pesan ya (^_^) !!!!
Read On 0 komentar

Mengenali Bunyi Beep pada PC

11.53
    Bila PC Anda tidak lagi bereaksi setelah dihidupkan selain mengeluarkan bunyi beep—ia sebenarnya ingin menunjukkan pesan kesalahan. Bagaimana menginterpretasikan sinyal-sinyal terpenting dari BIOS tersebut??? Kita kelompokkan bunyi beep tadi berdasarkan tipe bios yang dipakainya:
AMI-BIOS
1x: RAM rusak atau tidak terpasang dengan tepat.
6x: Kesalahan Gate A20 – biasanya menunjukkan keyboard yang rusak.
8x: Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan tepat dalam slot.
11x: Checksum-Error. Periksalah baterai pada motherboard.
Award-BIOS
1x panjang: Kesalahan RAM, modul tidak duduk dengan tepat.
1x panjang, 2x pendek: Graphic card cacat atau rusak.
1x panjang, 3x pendek: Keyboard rusak atau tidak terpasang (mulai versi 4.5 signal ini menunjukkan kesalahan graphic card).
Tak terputus: RAM atau graphic card tidak ditemukan.
Phoenix-BIOS
1x-1x-4x: BIOS rusak.
1x-2x-1x: Motherboard rusak.
1x-3x-1x: Masalah RAM, modul tidak terpasang dengan baik.
3x-1x-1x: Motherboard rusak.
3x-3x-4x: Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan baik.
Jadi, kalo lain kali komputer kamu mengeluarkan bunyi beep, tinggal cocokkan bios, dan pasti ketahuan bagian mana yang bermasalah.
Read On 0 komentar

Menghitung kapasitas HDD

11.45
Menghitung kapasitas hdd
Bingung mode=on ketika kapasitas hdd kita tidak sesuai dengan kapasitas yang tertulis pada label. tenang, Jangan gusar apalagi menuntut toko dimana kita beli hdd Oh.. no..?!!!!
Ini perhitungannya...

cekidot...

saya contohkan hdd dengan kapasitas 80 giga,
Langkah yang harus dipelajari adalah
Kita lihat LBA hdd melalui labelnya.. contoh yang 80 giga LBA=156.301.488
Cara menghitungnya adalah.. *profesor mode ON..:D
HDD tersebut mempunyai sector sebanyak 156.301.488 sector, sedangkan 1 sector berukuran 512Byte, Jadi jika dihitung maka hasilnya 80.026.361.856 Byte (80GB)

Sedangkan perhitungan pada sistem operasi dibulatkan ke MB atau GB..
1KB= 1024 B
1MB= 1.048.576 B
1GB= 1.073.741.824 B

Jadi rumus perhitungan kapasitas hdd dalam sistem operasi adalah
"sector:satuan kapasitas (KB,MB,GB)"
80.026.361.856:1.073.741.824=74,53 GB (dibulatkan 2 digit dibelakang koma)

Dari penjelasan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa, semakin besar kapasitas hdd yang kita punyai maka semakin kecil kapasitas sesungguhnya yang dapat di kenali oleh sistem operasi.

Nah untuk kapasitas yang lebih gede di mohon untuk menghitung sendiri ya...:D

Demikian ilmu yang bisa saya share untuk anda semua...
Read On 1 komentar

Menghitung Kapasitas Real Harddisk

11.43
Kemarin temen se-kosan baru beli USB external harddisk merk-nya SAMSUNG model S2, 320G. Harganya masih 655rb d BEC. Pengennya beli yang 1 Tera harga 1jutaan, tapi apa daya duitnya gak cukup, akhirnya dia beli yang 320G. Banyak pilihan warna, ada hitam, merah hati, pink, biru, putih,cokelat. Gratis sarung kulit dan kabel USB heheh...

Begitu dibawa balik ke kosan, pada ngiler semua tuh, maklumlah di kosan Kecebong banyak maniak SAMSUNG. Warna metalic, body slim, enteng. Eh begitu dipegang-pegang, tau-tau lepas dari sarungnya, jatuh deh ke lantai, padahal yg pegang dalam posisi berdiri. Yah.. lumayan lah jatuh dari ketinggian 1 meteran. Untungnya yang ngejatuhin tuh yg punya, klo kita yg ngejatuhin bisa dicincang jadi lauk makan malem deh hahaha....

Udah gitu gilir daku dapet proyek trimakasih, bikin partisi. Pas ku-cek kapasitas cuma 298G awalnya sempat bingung, udah biasa sih klo ada lost capacity, tapi masak iya sampai 22G yang ilang, kan kelewatan. Sempet kepikiran untuk nge-format dulu, kali bisa full jadi 320G lagi, tapi kubatalin karena ternyata di dalem udah ada softcopy manual book SAMSUNG dan software pelengkap untuk recovery/back-up dan locker. Y udah langsung babt aja pake Acronis Disc Director Suite. Udah beres bikin 3 x 80G partisi, kok sisanya cuma 58G, mulai deh daku bingung, takut salah, jangan-jangan tadi ada yang selip pas ng-partisi, atau jangan-jangan 22G nya kececer gara-gara tadi HD nya sempet jatoh hahaha...

Gara-gara panik, akhirnya kubalikin ke format awal, aku gak berani nerusin. Ku jelasin ke yang punya HDD. Dia juga gak ngerti apa-apa, anak akuntansi ini, terima beres aja. Akhirnya dia berpikiran untuk bawa tuh SAMSUNG ke tokonya lagi, klo bisa skalian dituker yang baru, biar tetep mulus gantinya yang jatuh tadi. Besoknya dia ke BEC, ternyata si Kokoh-nya bilang memang begitulah semua storage 5-10%-nya ilang. Itu untuk sistem, ble.. ble..ble.. Akhirnya gagal deh dapet portable HD baru :P

Karena penasaran, akhirnya kucari tahu gimana sih kapasitas real HD itu. Ternyata sederhana, kenapa daku telat banget tahunya :( Jadi gini.. Merujuk pada tabel konversi ukuran Byte berikut:
1024 bytes = 1 KiB
1024 KiB = 1 MiB
1024 MiB = 1 GiB
1024 GiB = 1 TB
… ~

Langsung aja ke contoh soal :P
Jadi klo HD temenku kapasitasnya 320GB, pertama yang harus dilakukan adalah konversi angka tersebut ke satuan Byte. 320GB = 320.000.000.000 Bytes. Selanjutnya lakukan pembagian berturut-turut dengan pembagi 1024 sampai nilainya sama dengan satuan kapasitas awal, jadi klo satuan awal kita Giga, pembagiannya dilakukan berturut-turut 3x. Dibagi 1024, dibagi 1024, dibagi 1024. Hasil akhirnya 298GB. Jadi harddisk yang mempunyai angka 320GiB, kalau terisi data penuh hanya mampu menampung paling tidak ~298GB data.

Diboongin si Kokoh BEC dah. Asal nyeplos aja dia, bukan masalah toleransi kapasitas, tapi masalah konversi nilai byte. Dan perlu di ingat, semakin besar kapasitas harddisk Anda, maka semakin besar juga Anda kehilangan space data dalam harddisk. Jadi klo 1 TerraBytes = 1000GB, kapasitas realnya cuma sekitar 931 GB, yang ilang sekitar 69 GB. Gitu lho mbak.. mas :)
Read On 0 komentar

menghilangkan tray icon di task bar

11.01
Jika teman-teman ingin menghilangkan tray icon teman-teman dari task bar, sekarang saya akan berikan

cara untuk melakukan hal tersebut ........



begini caranya ....




1. buka Run setelah itu ketik Regedit ==> teakn Enter

2. Kalau teman-teman sudah sampai di regedit carilah key berikut ini:

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,

3. Kalau udah sekarang klik kanan di jendela Explorer paling kanan dan pilih New dan selanjutnya pilih Dword, Value name:NoTrayIcon

Data : 0 = disabled, 1 = enabled

5. KALAU UDAH SEKARANG, tutup registry teman-teman dan restart komputernya, setealh itu coba, akses control panel pasti tidak bisa.......
Read On 0 komentar

☻☺perintah dasar linux☺☻

10.53
Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.
Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.
Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:
man adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya.
Contoh:
$ man ls
Perintah di atas digunakan untuk menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls secara lengkap.

Perintah-Perintah Dasar Linux

Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!
Daftar Perintah Menurut Alfabet
& adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown cp fg find grep gzip halt hostname kill less login logout ls man mesg mkdir more mount mv passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar umount unalias unzip wall who xhost + xset zip 

&

Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh:
wget http://id.wikibooks.org & 
Perintah & dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita, dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain.
Lihat juga:
Silahkan lihat juga perintah bg dan fg.

adduser

Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:
# adduser Turyanto
# passwd anakkampung
Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.
Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta memasukkan password untuk user yang Anda buat. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang sama.

alias

Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Alias digunakan untuk memudahkan agar tidak harus mengetikkan perintah yang panjang, tapi cukup aliasnya saja.
Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankan dengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:
$ alias dir=ls
Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut:
$ alias dir="ls -ar --color:always"

Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). Lihat juga perintah unalias.

bg

Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background.
Lihat juga perintah fg.

cat

Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Contoh:
$ cat /nama/suatu/file

cd

[ubuntu@fujitsu ubuntu]$ cd /usr/X11R6/bin [ubuntu@fujitsu ubuntu bin]$ pwd

chgrp

Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:
# chgrp  

chmod

Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:
  1. r untuk read,
  2. w untuk write, dan
  3. x untuk execute.
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:
$ chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:
$ chmod ug-rx coba1
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:
$ chmod 700 coba2
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:
$ chmod 644 coba3
Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux, perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda. Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain).

chown

Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
$ chown  

cp

Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:
$ cp  

fg

Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.

find

Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:
$ find . -name *.doc -print
Contoh hasil:
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc

grep

Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
Format perintah:
$ grep  
Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:
$ grep marginal 
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total

gzip

Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:
$ gzip 
Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.

halt

Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.

hostname

Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
Contoh pemakaian:
[user@localhost mydirectoryname] $ hostname
localhost.localdomain

kill

Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:
$ kill  
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:
ps aux | grep  

less

Fungsinya seperti perintah more.

login

Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.

logout

Untuk keluar dari sistem.

ls

Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.

man

Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
$ man 
Untuk keluar dari halaman manual, tekan tombol "q"

mesg

Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.
$ mesg y atau mesg n
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.

mkdir

Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a
Contoh : mkdir kemudian enter
$mkdir mahasiswa

more

Mempaging halaman, seperti halnya less

mount

Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.
$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)

mv

Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.

passwd

Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

pwd

Print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.

rm

Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!

rmdir

Untuk menghapus direktori kosong.

shutdown

Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

su

Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.

tail

Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:
$ tail  

talk

Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.

tar

Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:
$ tar   
Contoh:
$ tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*
Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.tar.gz
$ tar -xzvf namaFile.tar.gz
Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz

umount

Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.
# umount 

unalias

Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:
$ unalias dir

unzip

Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
$ unzip 
Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.

wall

Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.
# wall Dear, everyone..... Maaf Saya LAgi Marah, server akan saya matikan 10 menit lagi.

who

Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:
$ who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08

xhost +

Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.

xset

Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:
$ xset b   
$ xset m  

zip

Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.
Read On 0 komentar

InStAlaSi Linux SlackWarE

10.18

Persiapan Instalasi

Siapkan CD Instalasi Slackware 12.0 (CD1 & CD2), jika anda belum memilikinya silahkan download di http://www.slackware.com/getslack/. Download ISO file Slackware dan Burn ke CD.
  1. Masukkan CD1 Slackware 12.0 ke CD-ROM, hidupkan PC/Server, jangan lupa untuk setting Bios 1st boot ke CD-ROM (Menjalankan bios pada saat komputer di hidupkan biasanya harus menekan tombol F2 atau DEL di keyboard silahkan lihat manual PC/Server anda).

    Gambar 001: Contoh tampilan bios untuk setting boot ke CD-ROM, 1st Boot (paling atas) ada CD-ROM. Tampilan Bios tidak selalu sama, tergantung tipe dan jenis komputer.

  2. Setelah anda mengatur settingan Boot pada bios, start komputer dan boot ke CD-ROM, tunggu sampai muncul prompt Slackware

    Tekan Enter untuk melanjutkan, atau anda dapat memilih kernel yang diinginkan (disarankan hanya untuk user advance).

  3. Memilih tipe keyboard secara default adalah US keyboard (map = 1), umumnya keyboard di Indonesia menggunakan US map, jadi anda dapat memasukkan nilai '1' (angka satu) dan tekan Enter


  4. Sekarang anda login dengan user: root kemudian tekan enter. User root adalah akses tertinggi di Linux (layaknya Administrator jika anda biasa menggunakan Windows)

Partisi Harddisk

Secara umum partisi Linux Slackware dibagi 2
1. Untuk Linux SWAP
2. Untuk Linux System Data
  1. Selanjutnya anda akan membuat partisi harddisk (HDD) dengan menggunakan perintah : cfdisk [device_location]
    Contoh (tipe HDD IDE master) : cfdisk /dev/hda
    Contoh (tipe HDD IDE slave) : cfdisk /dev/hdb
    Contoh (tipe HDD SATA master) : cfdisk /dev/sda
    Contoh (tipe HDD SATA slave) : cfdisk /dev/sdb


  2. Selanjutnya perhatikan besar HDD (dibagian kanan dalam satuan MB) pastikan apakah sudah benar sesuai. Jika tidak coba jalankan lagi fdisk dengan mengubah [device_location] HDD anda.
    Jika sudah sesuai, pilih menu New (gunakan tombol Panah Kiri-Kanan untuk memilih menu) kita akan membuat partisi untuk Linux SWAP.


  3. Pilih Primary


  4. Masukkan Nilai 512MB kemudian Enter


  5. Pililh Menu Type. Pastikkan yang di pilih adalah Partisi 512MB (509.97) atau yang paling atas (sda1/hda1).


  6. Masukkan nilai 82 (linux swap) dan tekan enter.


  7. Selanjutnya partisi sisa HDD (Free Space, lakukan seperti langkah 6,7,8 tapi nilainya bukan 512MB lagi, biarkan nilai seluruh HDD jika anda tidak ingin membuat partisi lagi) dan pilih menu Write.


  8. Ketik 'YES' untuk memproses partisi atau 'NO' untuk membatalkan, setelah itu pilih menu QUIT.

Memulai Instalasi Slackware 12.0

  1. Jalankan 'setup' untuk memulai Instalasi Linux Slackware


  2. Pilih menu ADDSWAP, untuk mengaktifkan Linux SWAP.


  3. Pastikan lokasinya sesuai dengan yang di partisi (/dev/sda1)


  4. Instalasi akan meminta pengecekkan 'BAD BLOCK' jika anda menginginkannya Pilih 'Yes' atau 'No' jika tidak menginginkannya




  5. Pilih partisi untuk menginstal Sistem Linux (/dev/sda2)


  6. Format partisi dan pilih Filesystem EXT3




  7. Pilih SOURCE MEDIA Install from Slackware CD or DVD


  8. Pilih auto




  9. Pilih paket Linux, yang di tampilkan adalah pilihan default (disarankan default select by Slackware), kemudian pilih OK


  10. Pilih full, untuk mempermudah instalasi (jangan lupa CD2 harus disiapkan)


  11. Tunggu sampai instalasi selesai.

Konfigurasi Instlasi

  1. Skip Making aUSB boot stick


  2. Modem Configuration, pilih no modem jika tidak memiliki modem, atau pilih sesuai dengan PORT modem (COM1, atau COM2)


  3. Install LILO, disarankan untuk pilih 'simple' untuk proses otomatis.


  4. LILO Frame Buffer disarankan untuk memilih standar


  5. Optional Tambahan LILO umumnya dibiarkan kosong dan tekan ENTER.


  6. LILO Destination, pilih MBR.


  7. Mouse Configuration, sesuai dengan tipe mouse anda (PS/2 atau USB).


  8. GPM Configuration, pilih YES.

Konfigurasi Awal Network

Instalasi Linux akan meminta anda melakukan konfigurasi network seperti setting IP address, Gateway dan Nameserver (DNS). Hal ini juga dapat dilakukan sesudah selesai intalasi (lihat slackware book 5.3.3) jika anda tidak ingin mengkonfigurasi sekarang. Pilih 'Yes' jika ingin mengkonfigurasi.

  1. Masukkan hostname (Misalkan Tarsius001)
  2. Masukkan domain name (Misalkan optosoft.net)
  3. Pilih Static IP
  4. Masukkan IP Address Server 192.168.2.250
  5. Masukkan Netmask 255.255.255.0
  6. Masukkan Gateway Internet (Misalkan 192.168.2.1)
  7. Setting Name Server (lihat Slackware Book 5.3.4) pilih 'Yes'
  8. Masukkan primary name server (DNS) (misalkan 192.168.2.1 atau DNS ISP)
  9. Periksa kembali kemudian Pilih Accept atau Edit jika ingin menggantik konfigurasi


Konfigurasi Start Up Services

Anda dapat memilih services yang akan dijalankan otomatis saat Slackware di jalankan. Anda dapat melakukannnya sesudah instalasi selesai, kecuali untuk dua services berikut harus langsung dijalankan yaitu:
  • rc.sshd (required)
  • rc.syslog (required)


Konfigurasi Lanjutan

  1. Console Font Configuratation: Pilih 'No'
  2. Hardware Clock set to UTC: Pilih 'NO' Hardware clock is set to localtime
  3. Timezone Configuration: Pilih sesuai Wilayah Indonesia (Misalkan: Asia/Jakarta; Asia/Makassar; Asia/Jayapura)

Set Password

Anda akan diminta untuk memasukkan password root, pilih 'Yes' kemudian masukkan password anda. Password akan menjadi akses untuk masuk ke sistem Linux sebagai 'root'

Setup Complete

Keluarkan CD Installation kemudian Tekan Ctrl - Alt - Del atau reboot Server

Anda dapat mengedit waktu timeout LILO (lihat slackware_book.html#BOOTING-LILO)
Login sebagai 'root'
# pico /etc/lilo.conf
Edit bagian timeout = 1200
Jika 1200 = 120sec = 2mnt, jadi jika ingin timeout 2 detik ganti nilai 1200 menjadi 20. Contoh dibawah timeout = 100 = 10sec

Setelah itu tekan Ctrl + X, pilih 'Y' untuk menyimpan kemudian ketik
# lilo

JANGAN LUPA untuk merestart server.
# restart
Read On 0 komentar

MeMbuaT Router di Linux Redhat

11.20
LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia, teknologi komputer dan jaringan pun juga ikut berkembang dengan pesat dan semakin canggih. Begitu pula dengan teknologi internet. Hampir semua orang di dunia sekarang telah mengenal yang namanya internet. Bahkan dalam suatu lembaga atau perusahaan, internet telah menjadi kebutuhan utama.


Agar semua komputer bisa terhubung ke internet dalam suatu jaringan, maka kita perlu membuat server yang nantinya akan menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya.
Akan tetapi jika hanya dengan satu server, komputer yang akan terhubung dalam jaringan hanya komputer yang ada dalam satu ruangan itu saja. Oleh karena itu, kita juga perlu membuat penghubung dari server menuju ke client lain dalam satu jaringan yang disebut dengan “Router”.
Berdasarkan gambaran di atas, maka pada ujikompetensi kali ini, penulis membuat project work dengan judul “Konfigurasi Router RedHat 9.0”. Dalam project work kali ini juga disertakan konfigurasi DHCP yang fungsinya untuk mempermudah client mendapatkan IP. Dan juga disertakan konfigurasi FTP yang fungsinya untuk mensharing data.
LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI
ROUTER REDHAT 9.0
1.      Install linux RedHat 9.0 pada komputer yang hendak kita gunakan sebagai router.
2.      Setelah itu kita setting IP dari router yang kita gunakan.
Disini kita menggunakan 2 LAN CARD, satu kita setting sebagai eth0 dan yang satu sebagai eth1.
Untuk mensetting IP eth0 kita gunakan perintah seperti di bawah ini:
·                    vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini:
Kemudian kita isi seperti gambar di atas. IP ini digunakan untuk menghubungkan komputer kita dengan server
Setelah itu kita setting IP untuk eth0
·        vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
kemudian akan muncul seperti gambar di bawah ini:
Untuk eth1 kita isi seperti gambar di atas. IP ini adalah IP yang akan kita sebarkan pada client windows kita
           
3.      untuk selanjutnya kita harus mengaktifkan IP Forward dengan perintah:
·        vi /etc/sysctl.conf
kemudian akan muncul tampilan

Sebelum di edit, pada lingkaran tertera angka 0 kemudian kita ganti dengan angka 1 seperti gambar di atas.
4.      setelah itu kita harus menuliskan scripts dengan perintah
·        vi /etc/rc.d/rc.local
kemudian akan muncul tampilan di bawah ini:
Tuliskan scripts seperti pada lingkaran gambar di atas
Agar semua yang kita setting tidak hilang kalau komputer direstart, maka kita perlu mengetikkan perintah:
·        service network restart
5.      Setelah semua selesai, kita harus mengecek pada client windows yang telah dihubungkan dengan kabel straight.
Langkah-langkah mengecek router kita pada client windows:
1.      Masuk pada Control Panel>Network Connection klik kanan pada Local Area Connection pilih Properties.
2.      Pilih pada “Use the following IP address” dan “Use the following DNS server addresses”
3.      Kemudian kita masukkan IP seperti gambar di atas (menurut IP pada router).
4.      Kemudian kita klik OK
5.      Setelah itu kita lihat pada support seperti gambar di bawah ini:
6.      Untuk menguji koneksi kita lakukan ping pada client windows seperti gambar di bawah ini:
7.      Kemudian kita tes untuk koneksi ke internet
LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP
1.      Melihat file dhcp yang telah terinstall pada router linux dengan menggunkan perintah di bawah ini:
2.      Kemudian kita copy scripts dhcp pada directory etc dengan perintah
·        cp /usr/share/doc/dhcp3.0pl1/dhcp.conf.sample /etc/dhcpd.conf
3.      Setelah itu kita edit scripts dhcp dengan menggunakan perintah
·        vi /etc/dhcp.conf
lalu akan muncul tampilan
4.      Yang perlu diedit adalah
·        subnet      harus       kita sesuaikan dengan IP yang eth1
·        Option routers  harus            disesuaikan dengan IP eth1
·        Option domain-name-servers   harus             diisi sesuai dengan DNS server yang kita gunakan
·        Range dynamic-bootp  harus             disini kita bisa mengatur IP berapa saja yang akan kita berikan untuk client
5.      Setelah itu kita simpan dengan perintah
·        :wq
6.      Agar settingan tidak hilang pada saat komputer direstart, lakukan perintah
·        service dhcpd restart
7.      Kemudian kita uji pada client windows
Langkah-langkah mengecek dhcp kita pada client windows:
1.      Masuk pada Control Panel>Network Connection klik kanan pada Local Area Connection pilih Properties.
2.      Kemudian pilih pada “Obtain an IP address automatically” dan “Obtain DNS server address automatically”
3.      Klik OK
4.      Kemudian kita lihat pada support

5.      Lalu kita uji dengan melakukan ping seperti gambar di bawah ini
  
6.      Kemudian kita uji koneksi ke internet
LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI FTP
1.      Melihat file FTP yang telah terinstall pada router linux dengan perintah seperti di bawah ini
2.      Kemudian kita masuk pada directory home dan kita buat user beserta password user di dalamnya dengan perintah
·        useradd tkj
·        passwd tkj
3.      Kemudian kita masukkan password
4.      Lalu kita isi user tkj seperti contoh di bawah ini
Kemudian akan muncul tampilan
Kita lakukan seperti contoh di atas
5.      Kemudian kita simpan dengan perintah
·        :wq
6.      Setelah itu kita uji pada client windows kita
Langkah-langkah mengecek ftp kita pada client windows:
1.      Kita masuk pada internet explorer atau windows explorer
2.      pada link kita ketikkan ftp://192.168.20.1 seperti contoh di bawah ini
3.      Kemudian kita pilih “Login as”
Maka akan muncul tampilan
4.      Kita masukkan user name dan passwordnya
5.      Kemudian klik Log on
Maka akan muncul tampilan
6.      Kemudian klik ganda pada informatika dan akan muncul tampilan seperti di bawah ini
HASIL YANG DICAPAI
Setelah melalui beberapa proses konfigurasi Router, DHCP dan FTP akhirnya menghasilkan:
Ø      Router sebagai penghubung antara server dengan client.
Ø      Dhcp server yang berguna untuk mempermudah client mendapatkan IP dari Router secara otomatis
Ø      Ftp server yang berguna untuk memindahkan (transfer) file dari suatu komputer yang terhubung ke Internet ke komputer lain yang juga terhubung ke Internet.
SASARAN PASAR/PENGGUNA
Sasaran project ini meliputi:
1)      Perusahaan
2)      Bisnis (hotel, perkantoran, apartemen)
3)      Lembaga / instansi pemerintah atau swasta
4)      Institusi pendidikan
5)      Warung internet
6)      Dan lain-lain
FAKTOR PENDUKUNG DAN FAKTOR PENGHAMBAT
3.1.1       Faktor pendukung
Ø      Bimbingan dan pengarahan yang berhubungan dengan bahan yang akan dijadikan Project Work
Ø      Tersedianya sarana dan prasarana yang cukup lengkap
Ø      Adanya sumber informasi yang jelas dan lengkap
Ø      Adanya dukungan dari keluarga tercinta
3.1.2       Faktor penghambat
Ø      Keterbatasan pengetahuan penulis tentang Konfigurasi Router, Dhcp dan Ftp
Ø      Waktu yang diberikan relatif singkat
Ø      Sulitnya mencari narasumber sebagai pembimbing yang sesuai
Manfaat
Manfaat-manfaat yang dihasilkan dari Project yang kami buat adalah sebagai berikut:
Ø      Menghasilkan Router sebagai penghubung antara server dengan client.
Ø      Dhcp server yang berguna untuk mempermudah client mendapatkan IP dari Router secara otomatis
Ø      Ftp server yang berguna untuk memindahkan (transfer) file dari suatu komputer yang terhubung ke Internet ke komputer lain yang juga terhubung ke Internet.
Read On 0 komentar

Followers

Komentar


Anda berminat buat Buku Tamu seperti ini?
Klik di sini

anda pengunjung blog ke

peringkat blog

The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di Dadaku